Baglog Jamur Tiram

Dalam budidaya jamur, salah satu media yang paling dibutuhkan adalah baglog. Karena baglog sendiri menjadi tempat yang nantinya jamur itu akan tumbuh.

Lalu apa itu baglog? Baglog sendiri seperti yang dikatakan tadi merupakan media tanam untuk bibit jamur tiram. Nantinya baglog tersebut akan menjadi tempat tumbuhnya buah jamur tiram.

Normalnya dalam budidaya jamur tiram, 1 baglog jamur tiram menghasilkan 30-35% dari berat baglog yang kamu gunakan.

Gambar baglog jamur tiram

Gambar baglog jamur tiram, via : mushome

Karena menjadi komponen yang penting dalam budidaya jamur tiram. Maka kamu juga perlu memperhatikan kualitas dari baglog jamur tiram yang kamu miliki. Karena kualitas baglog juga berpengaruh pada pertumbuhan dari bibit jamur tiram itu sendiri.

Oleh karena itu kamu juga perlu tahu, bagaimana sih baglog jamur tiram yang baik? Dan di artikel ini , selain akan dibahas cara membuat baglog jamur tiram yang baik, akan dibahas juga tentang bagaimana kualitas baglog jamur yang baik.

Ciri-Ciri Baglog Jamur tiram yang Baik

Gambar baglog jamur tiram

Gambar baglog jamur tiram, via : dyanwidyastanto

1. Terlihat Miselium Jamurnya

Apa itu miselium jamur? Miselium jamur merupakan bagian dari jamur yang fungsinya adalah untuk menyerap makanan dari organisme lain.

Nah, baglog yang baik adalah baglog yang miseliumnya tumbuhnya merata dan melingkar. Apabila pertumbuhannya melingkar artinya semua bagian sisi dari baglog sudah siap menyerap makanan untuk jamur itu sendiri.

Disarankan untuk kamu yang akan memilih baglog pastikan pertumbuhan miselium sekitar 30 – 35% dan pastikan juga pertumbuhan miselium tersebut baik.

Hindari juga baglog yang baru dibibit. Atau masih baru. Karena pertumbuhan miselium belum baik, dan juga baglog masih lemah. Yang ditakutkan nantinya bibit jamur akan mati.

2. Hindari Baglog yang Sudah Berwarna Putih Penuh

Biasanya baglog yang sudah putih penuh merupakan baglog yang sudah lama tapi tidak dibuka-buka. Karena jika baglog sudah putih sepenuhnya miselium dari jamur akan tetap menghisap nutrisi yang ada pada baglog.

Yang ditakutkan adalah nantinya jamur yang dipanen tidak maksimal karena nutrisinya sudah terserap miselium nya sendiri

Nah, itu tadi merupakan beberapa ciri-ciri baglog jamur tiram yang baik. Ciri-ciri diatas juga bisa menjadi patokan untuk kamu yang mencari baglog yang berkualitas.

Selanjutnya adalah bagaimana sih cara membuat baglog jamur tiram yang baik? Nah, di bawah ini merupakan beberapa tips membuat baglog jamur tiram yang baik.

Cara Membuat Baglog Jamur Tiram yang Baik

Dan di artikel ini akan dibahas tentang cara membuat baglog jamur tiram untuk 100 buah baglog.

Gambar baglog jamur tiram

Gambar baglog jamur tiram, via : dyanwidyastanto

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

  • Serbuk kayu 100 kg dalam kondisi sudah diayak
  • Tepung Jagung 5 kg
  • Dedak kualitas bagus 10 kg
  • Kapur 1 kg kondisi sudah di ayak
  • Bibit jamur F1 atau F2
  • Alkohol 70%
  • Kertas dan karet gelang
  • Plastik dengan ukuran 18 x 100 x 0,05 cm
  • Sendok stainless untuk menarik bibit yang semai pada baglog atau bisa juga menggunakan sumpit
  • Sekop
  • Oven, bisa menggunakan drum
  • Botol
  • Kompor dan gas
  • Cincin

Langkah-langkah Pembuatan

  1. Siapkan serbuk kayu yang sudah diayak dan rendam dalam air bersih selama 12 jam lalu tiriskan.
  2. Campurkan serbuk kayu yang sudah direndam dan ditiriskan dengan dedak, kapus, dan tepung jagung. Aduk hingga merata
  3. Masukan bahan-bahan sudah diaduk tadi kedalam plastik lalu padatkan menggunakan botol
  4. Pasang cincin, dan tutup dengan kertas lalu ikat dengan karet gelang.
  5. Masukkan kedalam oven dan kukus dengan suhu sekitar 90 – 100 derajat celcius selama 3-6 jam. Setelah dikukus diamkan selama 5 jam.
  6. Bersihkan sumpit yang digunakan untuk mengaduk menggunakan alkohol.
  7. Buka tutup baglog lalu masukkan bibit jamur dan tutup kembali. Untuk 1 botol bibit jamur bisa digunakan untuk 70 buah baglog.
  8. Tunggu 40-50 hari. Karena untuk waktu tumbuh jamur hingga semai sekitar 40-50 hari.
  9. Simpan pada suhu dingin dengan kelembaban 23-28 derajat celcius.
  10. Untuk pertumbuhannya pada umumnya 7-10 hari akan tumbuh miselium 10-15%. Umur 30-40 hari akan dapat tumbuh 100% miseliumnya. Umur 40-60 hari akan mulai tumbuh jamurnya.

Baca Juga : Budidaya Jamur Tiram

Nah, itu tadi merupakan beberapa cara membuat baglog yang baik. Sebenarnya sudah banyak penjual-penjual yang menjual baglog dari harga 4000an 7000an tergantung dari kualitas baglognya.

Namun, kamu bisa membuatnya sendiri seperti cara diatas. Apalagi untuk kamu yang akan membuat usaha budidaya jamur tiram dengan skala yang lebih kecil.

Karena memang untuk budidaya jamur tiram membutuhkan modal. Jadi memang kamu harus tahu harga baglog, harga jamur tiram per kg dan juga harga kebutuhan lainnya.

Tentunya hal tersebut perlu dilakukan agar kamu bisa mengira-ngira berapa pengeluaran yang kamu butuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *