Cara Panen Jamur Tiram

Jamur tiram merupakan salah satu jenis tumbuhan yang sering kali dikembangkan atau ditanam oleh para petani.

Karena memang jenis tumbuhan ini dapat dimakan oleh manusia. Tanaman dengan nama ilmiah Pleurotus ostreatus ini sering juga dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom.

Pada jamur tiram ini memang sering kali di konsumsi oleh masyarakat sekitar. Untuk kebutuhan lauk atau bahkan menjadi cemilan yang digoreng.

Jamur tiram ini memang memiliki ciri berwarna putih hingga berwarna krem, dengan memiliki tudung yang berbentu setengah lingkaran.

Karena jamur ini merupakan jenis jamur yang sering kali dikonsumsi oleh kebanyakan orang bahkan sampai ada yang menjualnya.

Biasanya cara menanam jamur tiram itu sendiri menggunakan baglog. Apa itu baglog ? Baglog itu sendiri merupakan suatu wadah.

gambar panen jamur tiram

Atau tempat untuk meletakan bibit jamur atau bisa juga dapat diartikan sebagai kantung serbuk kayu berbentuk silinder.

Biasanya baglog ini sendiri mirip seperti tabung, karena memang mengikuti atau menyerupai bungkus pastik tersebut.

Dan biasanya baglog tesebut diletakan pada sebuah tempat yang biasa dinamakan dengan nama kumbung jamur.

Kumbung sendiri merupakan suatu tempat untuk menyimpan baglog dari proses inkubasi hingga proses panen itu sendiri.

Nah, dengan menggunakan proses yang sederhana itu maka sering kali hasil yang di hasilkan itu sangat memuaskan.

Maka, tanaman ini sering kali menjadi budidaya tanaman untuk masyarakat sekitar. Lalu ? Bagaimana dengan cara panen jamur tiram tersebut ?

Apakah yang harus dipersiapkan atau bagaimana cara mengetahuinya bahwa jamur tersebut siap panen atau tidak ? Begini penjelasannya.

 

Teknik Pemanenan Jamur Tiram

teknik panen jamur tiram

Hal pertama ketika kita ingin panen jamur tiram, ialah dengan cara mengetahui terlebih dahulu tentang periode panen tersebut.

Periode panen pada jamur tiram tersebut, berkisar 8 – 10 hari setelah penanaman bibit jamur tersebut, ketika waktunya sudah memasuki itu maka jamur tersebut siap panen.

Lalu ? Bagaimana cara panen jamur tersebut ? Begini penjelasannya.

 

Cara Panen Jamur Tiram

Cara Panen Jamur Tiram

Agar jamur tiram sukses di panen dan siap dikonsumsi, begini penjelasan mengenai cara panennya :

1. Menentukan Waktu Panen

Hal pertama ketika ingin memanen jamur tiram ialah dengan cara mengetahui mengenai waktu panen itu sendiri, biasanya waktu tersebut berkisar 8 – 10 hari setelah penanaman bibit tersebut.

2. Memilih Jamur yang Baik

Ketika memang sudah mulai memasuki waktu untuk panen, maka selanjutnya kita harus memilih jamur yang baik untuk dipanen.

Untuk memilih jamur yang baik tidak sembarangan, kita harus memilih jamur yang sudah matang dan juga memiliki kualitas yang baik.

3. Potong Jamur Dengan Baik

Maksud dari potong ini sendiri merupakan cara untuk mengambil jamur tersebut. Dengan memotong bagian pangkal batangnya agar akarnya ikut terbawa.

4. Bersihkan Jamur Tiram

Jika kita sudah melakukan pemotongan jamur tersebut pada bagian pangkal batangnya, maka hal selanjutnya ialah dengan membersihkan jamur tersebut hingga bersih dari kotoran.

5. Mengemas Jamur Tiram

Jika kita sudah membersihkan jamur tiram tersebut, maka langkah selanjutnya kita dapat mengemas jamur tersebut menggunakan plastik.

Pastikan ketika memasukan kedalam plastik agar tidak terlipat. Dan juga berikan ruang sedikit untuk keluarnya gas dari jamur.

Itu berikut penjelasan mengenai cara panen jamur tiram. Untuk anda yang akan melakukan panen jamur tiram, semoga informasi ini bermanfaat.

Nah, untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal kamu juga bisa gunakan alat Penyiram Jamur Otomatis .

Dengan alat tersebut kamu akan dimudahkan dengan kontol suhu dan kelembaban dari kumbung jamur itu sendiri, sensor suhu dan kelembaban yang digunakan juga sangat akurat, sehingga hasil panen pasti memuaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *