Jenis Jamur yang Bisa Dimakan

Sebelumnya, kalian pasti sudah tidak asing bukan dengan tumbuhan yang satu ini ? Ya, jamur. Salah satu tumbuhan yang banyak di konsumsi oleh masyarakat sekitar.

Namun, katanya ada yang pernah memberikan informasi bahwa ada salah satu jenis jamur yang dapat dimakan. Tapi ada juga jenis jamur yang tidak dapat dimakan atau tidak dapat dikonsumsi.

Biasanya, jamur yang tidak dapat dikonsumsi ialah jamur yang biasa hidup di hutan liar. Yang biasanya jamur tersebut beracun untuk dikonsumsi oleh manusia.

Namun, tidak semua jamur itu beracun. Tapi ada juga jamur yang memang dapat dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Bahkan bisa dijadikan lauk untuk makanan sehari-hari.

Jamur sendiri memang perkembangannya sangat pesat. Berbagai macam olahan dengan berbahan dasar jamur pun banyak ditemukan.

Makan bakso menggunakan jamur ? Makan gorengan menggunakan jamur ? Atau bahkan makanan lainnya yang memang berbahan dasar jamur ? Sangat banyak bukan ??

Dengan banyaknya perkembangan jamur yang ada di Indonesia ini memang membuat kita harus mengetahui apa saja jenis jamur yang bisa dimakan oleh manusia.

 

Jenis-Jenis jamur yang bisa dikonsumsi

Berikut penjelasannya mengenai jenis-jenis jamur yang bisa di makan. Dan kita juga dapat mengolahnya dengan menggunakan jenis-jenis jamur tersebut.

1. Jamur Tiram

gambar jamur tiram

Jamur tiram memang sangat banyak digemari oleh ibu-ibu. Terutama jamur ini biasanya digunakan untuk membuat hidangan jamur crispy. Memang jamur ini terkenal dengan renyah dan gurihnya.

Jamur yang banyak dijual dipasaran ini berbentuk putih, lebar, bergerombol seperti payung dan cangkangnya seperti tiram.

Nah, buat kamu yang berminat membudidayakan jamur tiram, kamu bisa simak artikel Budidaya Jamur Tiram.

 

2. Jamur Kancing

gambar jamur kancing

Jamur kancing. Memang terdengar sedikit aneh namanya. Namun, memang jamur ini ada di supermarket biasanya.

Jamur ini biasanya digunakan untuk masakan seperti lumpia dengan isi kornet jamur atau bahkan makanan lainnya.

Dengan bentuknya yang menyerupai kancing. Jamur ini sering digunakan oleh ibu-ibu dengan masakan berat seperti pastry.

 

3. Jamur Merang

gambar jamur merang

Jamur satu ini memang sedikit unik. Dengan namanya jamur merang, jamur ini berbentuk bulat seperti telur namun ketika dimasak bentuknya tidak berubah.

Biasanya jamur merang ini digunakan untuk topping salad atau Chinese food dan juga biasanya jamur ini digunakan untuk masakan rumahan.

Seperti orak-arik telur jamur merang. Nah, untuk kalian yang ingin memiliki protein cukup tinggi. Jamur ini menjadi rekomendasi karena proteinnya 3,2 gram per 100 gram jamur.

 

4. Jamur Kuping

gambar jamur kuping

Sebelumnya ada yang tau dengan jamur kuping ? Jamur yang bentuknya menyerupai kuping itu tapi bukan berarti itu kuping manusia.

Jamur ini memang sering banyak dijumpai dan banyak di konsumsi. Dengan warna coklat dan nampak basah, jamur kuping ini sangat enak untuk di santap.

Jika anda yang memiliki darah tinggi, direkomendasikan untuk memakan jamur kuping ini. Karena jamur kuping ini dapat mengatasi tekanan darah tinggi dan mengatasi panas dalam.

 

5. Jamur Otak

gambar jamur otak

Jamur satu ini memang aneh namanya. Jamur otak namanya, berarti jamurnya memiliki otak seperti manusia ? Tentu tidak dong.

Jamur ini memang disebut jamur otak karena bentuk topinya seperti otak. Jamur ini dapat beracun jika dimakan secara mentah.

Jadi jika kita ingin memakannya, makan hendaklah dimasak terlebih dahulu. Namun, ketika sudah dimasak rasanya pasti lezat sekali.

 

6. Jamur Morel

gambar jamur morel

Jamur yang terakhir ini memang sedikit agak unik. Jamur yang menjadi populer atau salah satu primadona untuk kebanyakan orang.

Namun, agak sulit untuk membudidayakannya, sehingga harganya pun ketika membeli terbilang cukup mahal sekali.

Biasanya jamur ini sering digunakan untuk makanan mewah dan kaya akan antioksidan yang baik untuk menyeimbangkan gula darah dan serta memperbaiki kerusakan hati.

Nah, itu berikut beberapa jenis jamur yang bisa dimakan. Dengan begitu, kita pun dapat menanamnya dan juga dapat mengkonsumsinya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *