Penyebab Jamur Tiram Lambat Panen

Ketika menanam tumbuhan, hal pertama yang ingin kita rasakan adalah hasil panen yang maksimal. Namun, apa jadinya jika hasil panen yang kita lakukan malah menjadi lambat.

Atau bahkan menjadi gagal panen. Seperti ketika kita menanam jamur tiram. Apa jadinya jika jamur yang kita tanam malah menjadi lambat atau gagal dalam proses panen.

Biasanya kesalahan dalam lambat panen itu sendiri terletak pada kesalahan baglog yang ada pada tanaman jamur tiram tersebut.

Biasanya jika pada baglognya bermasalah. Maka akan mengakibatkan lambat atau bahkan gagal dalam proses panen jamur tiram.

Penyebab jamur tiram gagal panen

Biasanya penyebab dari jamur tiram lambat panen itu sendiri pun terbilang cukup sederhana, namun banyak para petani yang menganggap itu hal biasa.

Hal-hal kecil seperti penyemprotan yang terlalu sering, membuat kumbung yang terlalu rendah dan juga kelebihan sinar matahari.

Hal-hal kecil seperti itu yang akan menyebabkan proses jamur tiram menjadi lambat panen atau bahkan gagal dalam panen.

Namun, kita dapat mengetahuinya dengan beberapa faktor penyebab jamur tiram lambat panen.

 

Penyebab Lambat Panen

1. Atap Kumbung Rendah

penyebab jamur tiram gagal panen kumbung jamur terlalu rendah

Jika kita membuat atap kumbung jamur tersebut terlalu rendah maka akan mengakibatkan kumbung menjadi pengap atau gerah.

Ini akan berakibat suhu ruangan menjadi cepat tinggi atau panas. Ini akan membuat baglog menjadi kering dan tidak akan tumbuh jamur tersebut.

Sebaiknya jika kumbung terlalu rendah, jangan langsung menggantinya dengan yang baru karena akan membuang uang.

Hal yang perlu dilakukan ialah dengan memasang paranet diatas rak untuk menyerap panas. Dan melakukan penyemprotan secara rutin agar kumbung menjadi lembab.

 

2. Kumbung Tertutup Rapat

penyebab jamur tiram gagal panen kumbung jamur terlalu rapat

Jika kita mempunyai kumbung dan sering menutupnya terlalu rapat juga akan memperlambat proses perkembangan dari jamur tersebut.

Karena tidak ada sirkulasi udara yang masuk dan juga gelap yang mengakibatkan proses pertumbuhan terhambat.

Karena pertumbuhan jamur pada baglog memerlukan atau membutuhkan sirkulasi udara yang cukup dan juga butuh pencahayaan.

Tetapi sinar matahari tidak boleh langsung terkena oleh kumbung jamur tersebut. Dan pada malam hari sebaiknya ventilasi kumbung dibuka karena agar mendapatkan embun yang sejuk.

 

3. Kumbung Terlalu Basah

Penyebab jamur tiram gagal panen Kumbung Terlalu Basah

Proses penyiraman memang sangat diperlukan. Tetapi harus ada takarannya, jika tidak ? Maka itu pun tidak baik.

Karena jika kumbung terlalu basah dan terlalu lembab yang disebabkan oleh akibat seringnya menyemprot kumbung.

Ini dapat mengakibatkan baglog menjadi terlalu berair sehingga akan sulit untuk tumbuh dan akan menyebabkan pembusukan baglog dan juga jamur tiram itu sendiri.

Dengan kita melihat faktor-faktor tersebut. Kita dapat memahami bahwa proses pemeliharaan tanaman tidak semudah yang kita bayangkan.

Hal kecil memang. Namun dampaknya besar jika kita tidak mengetahui dalam proses perawatan tanaman tersebut.

Dengan begitu kita dapat mengantisipasi agar kita tidak terlalu sering dalam menyemprot tanaman jamur tiram tersebut.

Juga tidak membuat kumbung yang terlalu rendah, yang akan mengakibatkan terhambatnya proses perkembangan jamur tersebut.

Dan juga tidak menutup kumbung dengan terlalu rapat, karena akan mengakibatkan proses pertukaran udara yang dihasilkan tidak maksimal.

Dengan kita mengetahui hal tersebut. Kita tidak perlu lagi khawatir terjadi proses terhambatnya panen jamur tiram tersebut.

Semoga penyebab jamur tiram lambat panen tersebut dapat diatasi dengan baik dan juga semoga cara ini bermanfaat untuk anda yang sedang menanam jamur tiram.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *